Timeline medsos saya dalam seminggu ini berasa lebih biru dari biasanya setelah wafatnya Vidi Aldiano. Berpulangnya Vidi nggak cuma berita duka seorang penyanyi atau artis, tetapi rasanya seperti kehilangan sosok yang dikenal sebagai 'sahabat semua orang'. Makanya julukan 'Duta Persahabatan' cocok banget buat almarhum.
Vidi yang temannya banyak tapi nggak punya circle
Sebagai seorang introvert yang sering banget menghindari interaksi sosial, saya speechless melihat betapa banyaknya orang yang kehilangan dia.
Di kalangan seleb aja ada dari lingkungan musisi, aktor, influencer, youtuber. Belum lagi komunitas fans setianya. Bayangin! Nggak cuma satu circle pertemanan aja yang merasa kehilangan dia. Oya, malah ada nakes yang mengungkapkan keramahannya saat dirawat mereka.
Lebih terkagum lagi ketika melihat beberapa pernyataan dari seleb sampai komentar netizen di setiap unggahan tentang wafatnya almarhum. Hampir nggak ada yang menyebut tentang keburukan dia. Melainkan betapa ramah dan begitu menyenangkannya seorang Vidi.
Bertolak belakang banget dengan saya yang lebih nyaman sendiri dan menyepi. Jadi kepikiran, deh keberadaan saya ini memberi arti nggak, yah bagi orang lain?
Kalau menurut saya sih ya, menjadi "orang baik" itu sebenarnya diukur dari kualitas interaksi, bukan kuantitasnya. Jadi, sebagai seorang introvert, kaum seperti saya ini nggak perlu maksain diri untuk punya seratus teman atau menjadi pusat perhatian buat kelihatan menjadi "orang baik."
Selama berpengalaman menjadi introvert, ada beberapa hal yang bisa ngebantu saya menarik perhatian orang tanpa perlu banyak usaha. Se-nggaknya recovery batere sosial nggak butuh waktu lama hehehe...
1. Jadi pendengar yang baik
Kalau saya paling nggak suka jadi topik pembicaraan orang lain. Jadi, saya berusaha menatap lawan bicara. Paling ditambah sama kata "ooh..", "iya bener", atau anggukan setuju aja udah bikin merasa kita dukung dia.
2. Ingat hal-hal kecil yang pernah diceritakan orang lain
Bisa dijadiin basa-basi saat ketemu dia lagi. Dengan menanyakan kabarnya saja, saya yakin dia menganggap kita udah perhatian banget dengan hidupnya.
3. Manfaatkan medsos dan chat
Si introvert ini lebih nyaman bicara secara tulis dibanding lisan. Nah! Bisa banget, nih manfaatin medsos kita dengan kirim pesan atau komen dukungan buat teman-teman atau kerabat.
Apresiasi, empati, atau dukungan kita nggak bakal nguras energi banyak. Jangan lupa tambahin emoticon yang pas!
4. Tunjukkan ekspresi yang ramah
Banyakin senyum aja udah bikin orang lain anggap kita seseorang yang welcome. Nggak diragukan lagi kalau kita bakal dianggap orang baik.
5. Tepati Janji dan Jaga Rahasia
Dampaknya nggak main-main, sih kalau ini. Predikat baik plus amanah bakal melekat banget seumur hidup.

Komentar
Posting Komentar